
Propertynbank.com – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun 2026 PT Bank Maybank Indonesia Tbk menghasilkan sejumlah keputusan strategis, mulai dari perubahan susunan manajemen hingga penetapan penggunaan laba bersih tahun buku 2025.
Dalam agenda tersebut, pemegang saham menyetujui pengangkatan Dato’ Zulkiflee Abbas Abdul Hamid sebagai Presiden Komisaris Perseroan. Penunjukan ini menjadi bagian dari langkah penguatan tata kelola dan arah strategis Bank ke depan.
Tidak hanya itu, RUPST juga menyetujui masuknya Dato’ Sri Khairussaleh Ramli dan Dr. Hasnita Dato’ Hashim sebagai Komisaris, serta Mariana Husin sebagai Direktur. Di sisi lain, masa jabatan Edwin Gerungan dan Ricky Antariksa resmi berakhir.
Sebagai bagian dari kesinambungan organisasi, Rapat juga menetapkan pengangkatan kembali Hendar sebagai Komisaris Independen serta Effendi sebagai Direktur Perseroan.
Perubahan struktur kepemimpinan ini dilakukan untuk memperkuat implementasi strategi pertumbuhan berkelanjutan Perseroan, yang dikenal dengan inisiatif ROAR30. Langkah ini sekaligus mencerminkan upaya Bank dalam menjaga daya saing di tengah dinamika industri perbankan yang semakin kompetitif.
Sejalan dengan keputusan tersebut, RUPST juga menyetujui penggunaan laba bersih Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025 sebesar Rp1,65 triliun. Dari jumlah tersebut, sebesar 35% atau maksimal Rp580,07 miliar dialokasikan sebagai dividen tunai kepada pemegang saham, setara Rp7,61106 per saham.
Sementara itu, sebesar 65% atau sekitar Rp1,07 triliun ditetapkan sebagai laba ditahan. Alokasi ini ditujukan untuk memperkuat struktur permodalan sekaligus mendukung ekspansi dan pengembangan usaha Perseroan ke depan.
Perkuat Posisi Maybank Indonesia
Presiden Direktur Steffano Ridwan menegaskan bahwa perubahan kepemimpinan ini merupakan bagian dari strategi berkelanjutan untuk memperkuat posisi Bank sebagai mitra keuangan regional. Hal ini sejalan dengan peran Indonesia sebagai salah satu pasar utama dalam jaringan Maybank Group.
Menurutnya, ke depan Perseroan akan terus mengoptimalkan kekuatan jaringan internasional yang dimiliki, dipadukan dengan pemahaman mendalam terhadap pasar domestik. “Sinergi ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan sektor keuangan nasional sekaligus memperkuat posisi Maybank Indonesia di tingkat regional,” ujarnya.
Dengan kombinasi antara penguatan manajemen, kata dia, strategi bisnis yang terarah, serta kebijakan keuangan yang pruden, Maybank Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus tumbuh secara berkelanjutan di tengah tantangan industri perbankan yang terus berkembang.
The post RUPST 2026 Maybank Indonesia Sepakati Dato’ Zulkiflee Abbas Jadi Presiden Komisaris appeared first on Property & Bank.
