
Propertynbank.com – Minat investor Indonesia terhadap properti luar negeri meningkat tajam, tercermin dari total investasi lebih dari AUD100 juta di sektor residensial Australia pada kuartal pertama 2025. Tren ini selaras dengan pertumbuhan investasi Asia-Pasifik yang diperkirakan naik 5–10% tahun ini, seiring penurunan suku bunga dan penyesuaian harga aset.
Menangkap peluang ini, One Global Capital, platform fund management di bawah Sunito Group Family Office milik pengusaha Iwan Sunito, menawarkan akses eksklusif ke aset real estat premium di kawasan Asia-Pasifik. Didukung strategi inovatif dan rekam jejak kuat, One Global Capital membuka jalan bagi investor Indonesia untuk meraih imbal hasil optimal melalui diversifikasi portofolio global.
Dengan nilai portofolio saat ini mencapai lebih dari Rp2,85 triliun, One Global Capital telah membuktikan kemampuannya melalui proyek-proyek unggulan seperti One Global Resorts (Rp1,2 triliun). Hotel mewah yang memanfaatkan pertumbuhan sektor pariwisata Australia, One Global Gallery, Eastlakes (Rp350 miliar). Pusat ritel yang mengalami lonjakan pendapatan tiga kali lipat pasca rebranding, dan One Global Macquarie Park (Rp750 miliar): Hotel strategis dekat pusat bisnis dan pendidikan Sydney.
Baca Juga : One Global Resorts Green Square Catat Rekor Okupansi Tertinggi di 3 Bulan Terakhir
Transformasi Eastlakes menjadi studi kasus sukses, dengan nilai properti naik dari AUD20 juta ke AUD35 juta hanya dalam satu tahun. Proyek ini juga melahirkan One Global Capital Retail Trust, membuka peluang baru bagi investor Indonesia.
One Global Capital Rekrut Tim Baru
Sedangkan untuk memperkuat ekspansi, One Global Capital merekrut tokoh industri antara lain Samuel Sunito, pemimpin peluncuran dana baru dan pembentuk divisi Hubungan Investor global, Tony Mousa, Eks KPMG Australia, ahli strategi pasar modal dan Tony Zulli, veteran jasa keuangan dan pendiri sejumlah perusahaan investasi.
Founder Iwan Sunito menegaskan komitmen perusahaan dalam menciptakan tren dan nilai jangka panjang. “Kami fokus pada peluang undervalued untuk menciptakan kekayaan transformatif. Eastlakes hanyalah awalnya,” tegasnya.
Baca Juga : Pasca Diakuisisi Dari Crown Group, Nilai One Global Gallery Naik 40 % Lebih
Dengan pendekatan community-first dan visi pertumbuhan jangka panjang, One Global Capital mengajak investor Indonesia menjadi bagian dari masa depan industri properti global—berlandaskan stabilitas pasar residensial Australia yang kini bernilai AUD11,7 triliun.
Iwan Sunito mengatakan, pihaknya akan mengembalikan ekuitas investor hanya dalam waktu satu tahun, lima tahun lebih cepat dibandingkan rencana awal. “Capaian ini jauh melampaui ekspektasi kami saat pertama kali mengakuisisi aset tersebut pada 2024,” ungkapnya.
Menurut Iwan, keberhasilan ini didorong oleh filosofi community-first yang menjadi ciri khas One Global Capital dan terus mendapatkan respons positif dari para penyewa. Salah satunya datang dari Mohamad Srour, pengusaha asal Lebanon kelahiran Australia yang merupakan pendiri Barber Brothers.
The post One Global Capital Buka Akses Investor Indonesia di Asia-Pasifik appeared first on Property & Bank.
