IMREI Dorong Kolaborasi Lintas Asosiasi Lewat Area Indonesia, Perkuat Daya Saing Industri Properti Indonesia

IMRE
AREA Indonesia, sebuah asosiasi lain, yang menjadi wadah dalam menyatukan ekosistem industri properti dan perumahan.

Propertynbank Ikatan Manajer Real Estate Indonesia (IMREI) terus menegaskan komitmennya dalam mendukung kemajuan industri properti nasional. Kali ini IMRE turut berpartisipasi aktif pada Musyawarah Nasional (Munas) Asosiasi Real Estate Agent Indonesia (AREA Indonesia). Kehadiran IMREI dalam forum tersebut menjadi wujud sinergi antarasosiasi profesi untuk memperkuat ekosistem industri properti yang semakin profesional, kompetitif, dan berkelanjutan.

Sebagai organisasi profesi yang mewadahi para praktisi di bidang property management dan building management, IMREI memandang pengelolaan properti sebagai salah satu mata rantai strategis dalam siklus industri real estat.

Pengelolaan yang profesional tidak hanya menjaga kualitas aset dan meningkatkan nilai investasi, tetapi juga berkontribusi terhadap kepuasan penghuni, efisiensi operasional bangunan, hingga keberlanjutan investasi jangka panjang.

Ketua Umum IMREI, Dance Aquarianto, menyampaikan dukungan penuh terhadap berbagai program AREA Indonesia yang berorientasi pada peningkatan kompetensi sumber daya manusia, penguatan etika profesi, serta mendorong kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, sinergi antara agen properti, pengembang, pengelola gedung, pemerintah, lembaga pembiayaan, hingga pemangku kepentingan lainnya merupakan fondasi penting dalam membangun industri properti yang sehat dan mampu beradaptasi terhadap tantangan ekonomi maupun perkembangan teknologi.

“AREA Indonesia sebagai organisasi profesi agen properti memiliki peran strategis dalam memperkuat pemasaran dan transaksi properti secara profesional. Kolaborasi antara AREA Indonesia dan IMREI diyakini mampu menghadirkan ekosistem bisnis yang lebih terintegrasi, mulai dari proses pemasaran, transaksi, pengelolaan properti, hingga peningkatan nilai aset,” ujar Dance.

Dance menambahkan, sejalan dengan visi IMREI “Bersinergi untuk Indonesia Maju,” organisasi saat ini memfokuskan diri pada pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing di bidang properti. Langkah tersebut diharapkan mampu menjadikan IMREI sebagai mitra strategis bagi pengembang, pemerintah, maupun masyarakat dalam meningkatkan kualitas pengelolaan aset properti di Indonesia.

“IMREI juga telah menjalin kerja sama dengan berbagai organisasi yang berkaitan dengan sektor properti, seperti KADIN, REI, dan APPBI, PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) (BKI). Ke depan, kolaborasi ini akan terus diperluas demi memperkuat ekosistem industri properti nasional,” ujarnya.

Menurut Dance, pesatnya perkembangan kawasan hunian, gedung perkantoran, apartemen, pusat perbelanjaan, hingga kawasan industri menuntut tersedianya sumber daya manusia yang kompeten, tidak hanya di bidang pengelolaan properti, tetapi juga profesi pendukung lainnya, termasuk agen properti.

Karena itu, peningkatan kualitas profesi melalui program sertifikasi, pelatihan, serta penerapan standar pengelolaan yang baik menjadi agenda strategis yang terus didorong IMREI melalui kolaborasi dengan berbagai asosiasi profesi.

“Melalui peningkatan kompetensi dan kolaborasi yang kuat, seluruh profesi di sektor properti dapat memberikan nilai tambah bagi industri sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat dan investor,” tegas Dance, yang juga menjabat sebagai Direktur Premium Property Management.

IMRE
Ikatan Manajer Real Estate Indonesia (IMREI turut dukung kehadiran Area Indonesia sebagai upaya mewujudkan ekosistem industri properti yang semakin profesional, kompetitif, dan berkelanjutan

Sementara itu, Presiden AREA Indonesia, Indra Utama, menegaskan bahwa kehadiran AREA Indonesia bukan untuk menjadi pesaing organisasi-organisasi yang telah lebih dahulu berkiprah di industri properti. Sebaliknya, AREA Indonesia hadir sebagai rumah besar yang menyatukan seluruh elemen ekosistem properti agar dapat tumbuh dan berkembang bersama.

“AREA Indonesia tidak dibentuk untuk menyaingi organisasi pengembang, asosiasi agen properti, industri bahan bangunan, perbankan, manajemen properti, penilai, konsultan, maupun organisasi profesi lainnya. Kami hadir untuk menyatukan kekuatan, membangun sinergi, dan menjadi jembatan kolaborasi seluruh ekosistem properti Indonesia sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan bangsa,” ujarnya di sela Munas yang di gelar World Capital Tower, Jakarta.

Indra menilai, tantangan penyediaan hunian yang layak, berkualitas, dan terjangkau tidak mungkin diselesaikan oleh satu organisasi atau satu sektor saja. Dibutuhkan kolaborasi erat antara pemerintah, pengembang, agen properti, pengelola properti, lembaga pembiayaan, akademisi, media, asosiasi profesi, serta masyarakat agar target pembangunan sektor perumahan nasional dapat tercapai secara berkelanjutan.

IMREI berharap Munas AREA Indonesia mampu menghasilkan berbagai program kerja yang adaptif terhadap dinamika industri serta memperkuat kontribusi seluruh profesi dalam mendukung pertumbuhan sektor properti nasional.

“Kolaborasi antarasosiasi profesi menjadi kunci dalam menciptakan industri properti yang semakin kompetitif, transparan, dan berkelanjutan. Sinergi tersebut juga diyakini dapat meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat, memperkuat kepercayaan investor, serta mendorong sektor properti sebagai salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional,” pungkas Dance.

The post IMREI Dorong Kolaborasi Lintas Asosiasi Lewat Area Indonesia, Perkuat Daya Saing Industri Properti Indonesia appeared first on Property & Bank.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *