HUT REI 54 di Lampung: Konsolidasi Nasional Dorong Program 3 Juta Rumah dan Kebangkitan Properti

Hut rei
HUT REI ke 54 tahun 2026 diselenggarakan di Bandar Lampung

Propertynbank.com — Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) memanfaatkan momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 sebagai ajang konsolidasi nasional untuk mendorong kebangkitan sektor properti sekaligus memperkuat dukungan terhadap program pembangunan 3 juta rumah.

Perayaan yang digelar di Lampung pada 5–7 Mei 2026 ini dihadiri sekitar 1.000 anggota REI dari seluruh Indonesia. Rangkaian kegiatan dikemas tidak hanya sebagai seremoni, tetapi juga forum strategis yang menyatukan pelaku industri dalam menghadapi dinamika pasar properti yang kian kompleks.

Ketua Umum DPP REI, Joko Suranto, menegaskan bahwa industri properti saat ini berada dalam tekanan akibat eskalasi geopolitik global yang berdampak pada rantai pasok serta kondisi makroekonomi nasional. Situasi tersebut turut memengaruhi minat investasi dan daya beli masyarakat.

Namun demikian, REI melihat peluang besar di balik tantangan tersebut, terutama melalui dukungan terhadap program pembangunan 3 juta rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

“Program 3 juta rumah adalah langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menggerakkan ekonomi nasional. Ini membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, tidak hanya pengembang, tetapi juga kementerian dan lembaga,” ujar Joko di Bandar Lampung, Rabu (6/5).

Mengusung tema *“Membangun Kebersamaan & Solidaritas REI, Menuju Bangkitnya Industri Properti”*, peringatan HUT ke-54 ini menjadi momentum untuk memperkuat soliditas internal organisasi sekaligus mempertegas posisi REI sebagai motor penggerak sektor perumahan nasional.

Secara kontribusi, REI mencatat peran signifikan dalam pembangunan hunian di Indonesia. Sekitar 58% pembangunan rumah secara nasional berasal dari anggota REI, sementara kontribusi terhadap rumah bersubsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) mencapai 46%.

“REI telah membuktikan diri sebagai tulang punggung penyediaan hunian nasional, sekaligus berperan dalam pembangunan kota melalui pengembangan township, kawasan industri, hingga pusat komersial,” jelasnya.

Didirikan pada 11 Februari 1972 di Jakarta, REI memiliki sejarah panjang dalam industri properti nasional. Tokoh properti legendaris Ciputra tercatat sebagai Ketua Umum pertama organisasi ini, yang saat itu hanya beranggotakan sembilan perusahaan.

HUT REI Gerakkan Ekonomi Daerah dan UMKM

Tak hanya fokus pada agenda internal, penyelenggaraan HUT REI ke-54 juga memberikan dampak langsung terhadap perekonomian lokal di Lampung.

Ketua Penyelenggara HUT REI ke-54, Djoko Santoso Halim, menjelaskan bahwa berbagai kegiatan sosial dan ekonomi turut digelar, termasuk pembagian 1.000 paket sembako kepada masyarakat bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Selain itu, pelaku UMKM lokal juga dilibatkan dalam rangkaian acara, khususnya melalui kolaborasi dengan Dekranasda Lampung untuk menghadirkan kuliner khas daerah dalam agenda family gathering.

“Kami ingin perayaan ini tidak hanya dirasakan anggota REI, tetapi juga memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal, terutama UMKM,” ujar Djoko.

Kegiatan lain seperti welcome dinner, night rider, golf bersama, hingga Lampung City Tour turut memperkuat interaksi antaranggota. Sementara itu, forum bisnis yang digelar menjadi salah satu agenda strategis untuk membuka peluang investasi baru di sektor properti.

Djoko menambahkan, kehadiran ratusan pengembang dari berbagai daerah diharapkan mampu menciptakan efek berganda bagi ekonomi Lampung, mulai dari sektor pariwisata hingga potensi investasi jangka panjang.

“Forum bisnis ini menjadi ruang penting untuk memperluas jaringan, mendorong kolaborasi, dan menarik investasi baru ke daerah, khususnya di sektor properti,” katanya.

Dengan kombinasi antara konsolidasi industri, dukungan terhadap program pemerintah, serta penguatan ekonomi daerah, HUT REI ke-54 di Lampung menjadi lebih dari sekadar perayaan. “Ini adalah sinyal kuat bahwa sektor properti nasional tengah bersiap untuk bangkit dan kembali menjadi salah satu pilar utama pertumbuhan ekonomi Indonesia,” tutup Joko Suranto.

The post HUT REI 54 di Lampung: Konsolidasi Nasional Dorong Program 3 Juta Rumah dan Kebangkitan Properti appeared first on Property & Bank.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *