Hadir di ARCH:ID 2026, LIXIL Perkuat Ekosistem Arsitektur Berkelanjutan

LIXIL
Paviliun OASE: Architecture in the Water Cycle di ARCH:ID 2026 siap merepresentasikan komitmen LIXIL

Propertynbank.com – LIXIL mengambil peran strategis sebagai penggerak perubahan di sektor arsitektur dan pembangunan berkelanjutan. Perusahaan global ini secara konsisten mendorong terciptanya ekosistem industri yang lebih kolaboratif, inovatif, dan adaptif terhadap tantangan zaman.

Langkah ini diambil guna menyikapi dinamika pembangunan di Indonesia yang terus bergerak progresif, seiring meningkatnya kebutuhan akan kualitas ruang hidup yang lebih baik. Tidak lagi sekadar mengedepankan estetika, kini desain dan teknologi dituntut mampu menghadirkan hunian dan ruang publik yang sehat, nyaman, sekaligus relevan untuk masa depan.

Marketing Director LIXIL Water Technology Indonesia, Arfindi Batubara mengatakan, LIXIL meyakini bahwa peningkatan kualitas ruang hidup tidak dapat dicapai secara parsial. Sinergi antara desain arsitektur dan teknologi menjadi kunci utama untuk menciptakan solusi yang tidak hanya fungsional, tetapi juga berdampak jangka panjang.

“Semangat kolaborasi menjadi fondasi penting dalam mendorong kemajuan industri. Melalui semangat gotong royong dan kolaborasi lintas sektor, kami berkomitmen menjadi mitra strategis bagi para profesional industri untuk terus berkembang bersama, sekaligus mendukung peningkatan kualitas ruang hidup masyarakat,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (15/4).

Komitmen tersebut diwujudkan tidak hanya melalui produk dan solusi, tetapi juga lewat berbagai inisiatif yang membuka akses terhadap ide, inovasi, dan kolaborasi. LIXIL aktif berpartisipasi dalam platform industri, sekaligus menghadirkan program inisiatif seperti LIXIL Architectural Design Competition (LADC) dan LIXIL Day of Architecture and Design (LDAD).

Selain itu, keterlibatan rutin dalam ajang arsitektur nasional menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat jejaring dan pertukaran gagasan di antara para profesional.

LIXIL Hadir di ARCH:ID 2026

Partisipasi LIXIL kembali terlihat dalam ajang ARCH:ID 2026, yang menjadi salah satu platform arsitektur terbesar di Indonesia. Dalam kesempatan ini, LIXIL menghadirkan Paviliun bertajuk OASE: Architecture in the Water Cycle.

Paviliun ini dikembangkan melalui kolaborasi dengan Adi Purnomo, founder Mamostudio, bersama sejumlah pakar lintas disiplin. Konsep yang diusung tidak sekadar menampilkan instalasi visual, tetapi juga mengedepankan prinsip keberlanjutan.

Berbeda dari pameran konvensional, seluruh elemen dalam paviliun, seperti air dan tanaman, dirancang untuk dapat digunakan kembali (repurposed) dalam proyek lain. Pendekatan ini menjadi refleksi nyata dari penerapan prinsip circular design dalam arsitektur.

Lebih dari itu, paviliun ini juga berfungsi sebagai ruang edukasi yang mengajak pengunjung memahami keterkaitan antara air, sanitasi, lingkungan, dan perkembangan kawasan urban.

“Melalui pendekatan kolaboratif lintas disiplin, proyek ini menunjukkan bagaimana sinergi dapat menciptakan ‘oase’ yang tidak hanya bersifat simbolis, tetapi juga nyata dalam konteks lingkungan dan sosial,” jelas Adi.

Ruang Dialog dan Edukasi

Untuk memperkuat fungsi sebagai ruang kolaborasi, paviliun LIXIL menghadirkan sejumlah agenda interaktif. Di antaranya sesi “Step into the Oasis” pada 23 April 2026 yang membuka ruang eksplorasi konsep arsitektur paviliun.

Selanjutnya, pada 24 April 2026 akan digelar diskusi bertajuk From Data to Design: Rethinking Architecture Through Environmental Intelligence, yang mengangkat pemanfaatan data lingkungan sebagai dasar desain arsitektur yang adaptif dan solutif.

Komitmen LIXIL terhadap pembangunan berkelanjutan juga tercermin dalam visi jangka panjang perusahaan, yakni LIXIL Environmental Vision 2050. Melalui visi ini, perusahaan menargetkan operasional bisnis yang netral karbon, efisiensi penggunaan air, serta peningkatan akses sanitasi secara global.

Langkah tersebut menjadi landasan dalam setiap inovasi yang dikembangkan, termasuk dalam mendukung terciptanya desain arsitektur urban yang lebih ramah lingkungan.

“LIXIL menegaskan bahwa kolaborasi kini bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan dalam industri. Dengan menyatukan keahlian dan inovasi lintas sektor, perusahaan optimistis dapat mendorong terciptanya ruang hidup yang tidak hanya fungsional dan estetis, tetapi juga berkelanjutan bagi generasi mendatang,” pungkas Arfindi.

The post Hadir di ARCH:ID 2026, LIXIL Perkuat Ekosistem Arsitektur Berkelanjutan appeared first on Property & Bank.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *