
Propertynbank.com – Kehadiran Kawasan Ekonomi Khusus Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (KEK ETKI) Banten di kawasan BSD City mulai menunjukkan dampak berganda atau ripple effect bagi perkembangan investasi, inovasi, hingga pertumbuhan ekonomi kawasan.
Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) KEK ETKI Banten, Lindawaty Chandra, dalam acara buka puasa bersama media yang digelar di Masjid Baitul Mukhtar, BSD City, Jumat, (6/3).
Menurut Lindawaty, KEK ETKI Banten yang juga dikenal sebagai D-HUB Special Economic Zone (SEZ) merupakan kawasan ekonomi khusus yang secara resmi dideklarasikan pemerintah pada 7 Oktober 2024. Menariknya, kawasan ini menjadi satu-satunya KEK yang berada di wilayah Jakarta Raya.
“KEK ETKI Banten tidak hanya dirancang untuk menarik investasi, tetapi juga untuk membangun ekosistem yang mendorong lahirnya sumber daya manusia unggul serta mempercepat transformasi Indonesia menuju knowledge-based economy,” ujar Lindawaty.
Kawasan ini memiliki luas sekitar 60 hektare yang terbagi dalam dua area pengembangan. Area pertama seluas 29 hektare telah mulai berkembang dengan berbagai fasilitas dan tenant, sementara area kedua seluas 31 hektare disiapkan untuk pengembangan tahap selanjutnya.
KEK ETKI Banten difokuskan pada empat sektor strategis yang dinilai memiliki masa depan cerah dalam ekonomi global, yakni pendidikan, teknologi, industri kreatif, dan kesehatan.
Menurut Lindawaty, integrasi empat sektor ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem inovasi yang saling mendukung. Tidak hanya menciptakan lapangan kerja, tetapi juga mendorong riset, pengembangan teknologi, serta layanan kesehatan berstandar internasional.
“Kami ingin menghadirkan sebuah kawasan yang bukan hanya menjadi pusat bisnis, tetapi juga pusat riset, inovasi, dan pengembangan talenta,” jelasnya.
Secara geografis, KEK ETKI Banten berada di kawasan strategis BSD City yang telah berkembang menjadi mega township modern dengan berbagai fasilitas lengkap.
Kawasan ini juga memiliki potensi pasar yang sangat besar. Dalam radius 10 kilometer dari BSD City terdapat sekitar 2,2 juta penduduk yang menjadi captive market. Bahkan dalam 30 tahun ke depan, jumlah populasi di kawasan ini diproyeksikan dapat mencapai hingga 4,5 juta jiwa seiring dengan pengembangan area perluasan BSD City.
Pertumbuhan populasi tersebut dinilai akan menciptakan kebutuhan besar terhadap layanan pendidikan, kesehatan, teknologi, dan industri kreatif.
Ekosistem Inovasi Terintegrasi
Sejumlah fasilitas telah mulai beroperasi di dalam kawasan KEK ETKI Banten, salah satunya Biomedical Campus yang mengintegrasikan ruang kantor premium di Knowledge Tower dan fasilitas medis di Science Tower.
Fasilitas ini dirancang untuk mendukung perkembangan industri kesehatan dan riset biomedis dengan ruang yang dapat disewa mulai dari 150 meter persegi. Saat ini fasilitas tersebut telah selesai dibangun dan beroperasi penuh.
Selain itu, terdapat pula proyek Medical Suites yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan penyedia layanan kesehatan modern. Bangunan ini dilengkapi standar kelas medis tingkat lanjut, termasuk kepatuhan Bio Safety Level 2 (BSL-2), kapasitas beban tinggi untuk peralatan medis berat, serta desain ruang yang mendukung operasional fasilitas kesehatan modern.
Struktur Menara 1 dan 2 Medical Suites ditargetkan selesai pada kuartal pertama 2026 dengan rencana penyerahan kepada pengguna pada September 2026.
Di sektor komersial, kawasan ini juga menghadirkan Powell Commercial Units, yaitu unit komersial yang dirancang untuk mendukung berbagai kegiatan bisnis inovatif di dalam ekosistem KEK. Proyek ini saat ini sedang dalam tahap penyelesaian konstruksi dan ditargetkan mulai diserahterimakan pada April 2026.
Menariknya, sejumlah institusi dan perusahaan internasional telah lebih dahulu bergabung dan beroperasi di kawasan ini.
Beberapa tenant yang sudah hadir antara lain INCREASE, ALPHA IVF, Monash University, BINUS University, STEMCORD, FS Regenera, Fuji Academy, ATOP Plastic Surgery, Seoul Jakarta Plastic Surgery Clinic, Kaiser Clinic, hingga One Smart Services.
Kehadiran berbagai institusi pendidikan, teknologi, hingga layanan kesehatan ini memperkuat posisi KEK ETKI Banten sebagai pusat inovasi baru di kawasan barat Jakarta. “Dengan tenant yang sudah mulai beroperasi, kita mulai melihat bagaimana ekosistem ini berkembang dan menciptakan sinergi antar sektor,” kata Lindawaty.
Daya Tarik Investasi KEK ETKI Banten
Daya tarik lain kawasan ini adalah berbagai fasilitas fiskal dan nonfiskal yang diberikan pemerintah kepada investor.
Fasilitas fiskal tersebut diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 2021 serta Peraturan Menteri Keuangan Nomor 237 Tahun 2020. Sementara itu, fasilitas nonfiskal diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1 Tahun 2023 dan Nomor 18 Tahun 2023.
Insentif tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing kawasan sekaligus menarik lebih banyak investor global.
Selain itu, kehadiran KEK ini juga diharapkan dapat mengurangi capital outflow masyarakat Indonesia yang selama ini banyak mengeluarkan biaya besar untuk pendidikan dan layanan kesehatan di luar negeri.
“Dengan fasilitas, regulasi, dan ekosistem yang lengkap, kami berharap KEK ETKI Banten dapat menjadi pusat riset, pendidikan, dan layanan kesehatan bertaraf internasional di Indonesia,” tutup Lindawaty.
The post KEK ETKI Banten Lengkapi Ekosistem Mega Township BSD City appeared first on Property & Bank.
