Buka Lapangan Kerja, Menteri PKP Dorong Anak Muda Jadi Pengembang Perumahan

Menteri PKP
Menteri PKP Maruarar Sirait mengunjungi perumahan Pondok Banten Indah, didampingi Ketua Umum Appernas Jaya, Andre Bangsawan

Propertynbank.com – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (Menteri PKP), Maruarar Sirait, mengajak generasi muda Indonesia untuk terjun ke dunia properti sebagai pengembang perumahan. Menurutnya, menjadi pengembang bukan hanya menjanjikan secara ekonomi, tapi juga bisa menjadi jalan untuk memberi manfaat luas bagi masyarakat.

Hal ini disampaikan Maruarar saat meninjau langsung proyek rumah subsidi di Perumahan Pondok Banten Indah, Kota Serang, Banten, Selasa (9/9/2025). Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi oleh salah satu pengembang muda, Wawan, yang dulunya bekerja sebagai ojek online namun kini sukses membangun hunian bersubsidi berkualitas.

“Saya ingin semakin banyak anak muda yang tergerak jadi pengembang yang punya hati dan profesionalisme. Karena lewat profesi ini, mereka bisa membantu rakyat memiliki rumah layak, sekaligus membuka lapangan pekerjaan,” ujar Maruarar.

Di lokasi, Menteri PKP mengecek langsung kualitas rumah tipe 30/60 yang dibangun PT. Kawah Anugrah Properti. Ia memperhatikan detail fisik bangunan, mulai dari pintu, ruang tamu, dua kamar tidur, hingga kondisi kamar mandi dan area halaman belakang.

Menteri Maruarar pun mengapresiasi perjalanan hidup Muhammad Ridwan yang akrab disapa Wawan yang kini menjabat sebagai Direktur PT. Kawah Anugrah Properti. Ia menyebut Wawan sebagai contoh nyata bahwa siapa pun bisa sukses menjadi pengembang jika memiliki tekad kuat, niat baik, dan kemauan untuk terus belajar.

Baca Juga : Appernas Jaya Apresiasi Kebijakan Insentif PPN DTP 100 Persen Diperpanjang

“Ini bukti nyata bahwa Program 3 Juta Rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto mampu membuka peluang nyata bagi masyarakat. Dari seorang pengemudi ojek online kini menjadi pengembang sukses yang memberdayakan banyak orang,” tegasnya.

Lebih lanjut, Maruarar menyoroti peningkatan kuota bantuan pembiayaan perumahan lewat FLPP dari 220.000 menjadi 350.000 unit rumah pada 2025. Dengan tambahan dukungan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan, peluang bagi pelaku usaha muda untuk naik kelas semakin terbuka lebar.

“Kalau satu rumah dibangun oleh minimal lima pekerja, maka 350.000 rumah berarti menciptakan lebih dari 1,6 juta lapangan kerja langsung dan tidak langsung. Ini belum termasuk dampak ekonomi dari aktivitas usaha dan logistik di sekitar proyek,” tambahnya.

Komitmen Dukung Program Menteri PKP

Sementara itu, Wawan menyatakan komitmennya mendukung penuh Program 3 Juta Rumah yang dijalankan Menteri PKP. Menurutnya, perusahaannya siap membangun lebih banyak rumah subsidi berkualitas di wilayah Serang dan sekitarnya.

Baca Juga : Sasar MBR, Ketum Appernas Jaya Bangun Perumahan Arsol Land di Kota Serang

“Kami membangun rumah subsidi seharga Rp166 juta dengan desain yang menarik dan kualitas baik. Kami percaya ini bukan hanya bisnis, tapi bagian dari kontribusi untuk negeri,” ujar Ridwan yang mengembangkan perumahan tersebut di Jl. Raya Serang – Pandeglang Km. 5, Tembong, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten.

Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha muda, diharapkan backlog perumahan dapat ditekan dan semakin banyak masyarakat berpenghasilan rendah yang bisa memiliki hunian layak dan nyaman.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Appernas Jaya Andre Bangsawan mengatakan, pihaknya mendukung Menteri PKP dalam mendorong anak muda menekuni bisnis properti, khususnya membangun perumahan. “Saya memang dekat dengan pelaku usaha milenial. Apalagi Pak Ridwan sekarang juga sudah bergabung ke Appernas Jaya dan menjadi Bendahara Umum,” ungkap Andre.

The post Buka Lapangan Kerja, Menteri PKP Dorong Anak Muda Jadi Pengembang Perumahan appeared first on Property & Bank.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *